SAP Instalation Documentation

|

He3... lemburan lagi dech aku hari ini...
Saat ini aku sedang melakukan instalasi SAP HE&R Server. Sebuah versi khusus dari SAP Server yang memang diperuntukkan bagi dunia akademik. Benar2 merupakan sistem ERP yang memang sudah dirancang sedemikian rupa untuk dapat diimplementasikan di dunia pendidikan.
Kelemahan utama dari sistem ini adalah dalam hal dokumentasi. Gggrrr... selama proses instalasi aja aku sempat naik darah beberapa kali lantaran harus berkali-kali menghadaoi oesan error yang diakibatkan kekeliruan dalam salam satu langkah dalam proses instalasinya. Ya mau gimana lagi, dokumentasi langkah-langkah instalasinya saja tidak ada. Sudah aku coba berkali-kali melakukan googling, tetapi tetap saja tidak kudapati dokumentasi instalasi yang cukup jelas dan detail. Bahkan sewaktu aku melakukan pencarian di situs sap.com aku malah diarahkan ke salam satu course training yang mereka selenggarakan. Ha3... kelamaan dan kemahalan rasanya kalau setiap kali ingin bisa melakukan instalasi harus mengikuti training terlebih dahulu :p
Ya tetapai syukurlah, setelah melakukan beberapa kali percobaan dan dibantu oleh masukkan dari beberapa pihak akhirnya aku pun berhasil juga melakukan proses instalasi server SAP HE&R ini. Hooorreee...... :)
Nah karena aku sendiri pernah merasakan sulitnya mencari dokumentasi berkenaan dengan proses instalasi ini, maka malam ini aku memulai mendokumentasikan langkah-langkahnya. Dan untuk lebih real+detail, maka aku putuskan untuk mendokumentasinyannya dalam bentuk video :) Jadi bila ada di antara pengunjung blog ini yang membutuhkan video tutorial seputar proses instalasi SAP HE&R silakan aja kontak saya di boedy.bios@gmail.com

Tulisan gue yang makin kacau...

|

Waaaa.......kayaknya ada IC di otak gue yang mulai konslet nich. Gaya tulisan gue selama 2 minggu terakhir bener2 gak gue banget. Ya salah satunya tulisan ini. Mulai pake gue.... Terakhir kali gue pake kata "gue" tuh sewaktu SMA doeloe. Maklum aja setelah lulus SMA gue langsung bertolak ke Jogja untuk menimba ilmu sekalian menimba ember di sumur :))
Ahhhh ggrr... kenapa sich tata bahasa gue akhir2 ini jadi kacau balau dan gak teratur. Sewaktu ngajar juga gaya bicara gue kok jadi gak sistematis ya??? Ini pasti gara2 gue mulai jarang baca buku. Mulai miskin kosa kata, sama seperti ketika gue diminta untuk mengerjakan ujian schrieben dalam Bahasa Jerman. Blankkk.... gara2 miskin kosa kata dan miskin ide :p
Ich muss viele Bucher lessen!!!!!

Ayo Gunakan iGoogle :)

|

Wahhhh makin lama aku jadi makin jatuh hati pada Google :) Selain layanan utamanya sebagai search engine yang memang sudah banyak membantu ku dalam menjawab berbagai kebingungan dan tanda tanya yang seringkali aku temui dalam aktifitas keseharianku, google juga menyediakan banyak sekali layanan bermanfaat yang bisa digunakan dengan bebas. iGoogle merupakan salah satu di antaranya. Dengan iGoogle, aku serasa memiliki meja kerja yang sifatnya portable dan dapat diakses di mana pun aku berada. Mulai dari reminder, kalender, sticky note, email, dan masih banyak fitur lainnya yang bisa kita pilih dan tempatkan dengan layout sesuai dengan seleraku sendiri :) Benar-benar customized sekali. He3.. bahkan di iGoogle, aku pun bisa memelihara ikan dalam aquarium virtual :D

Come and Visit my New Blog

|

Dear all my friends,
Saya baru saja membangun sebuah blog baru dengan URL http://yourfreeapplication.blogspot.com/
Blog ini saya tujukan untuk mendata dan mensosialisasikan software-software tak berbayar (biasa dikenal dengan istilah freeware) yang bisa kita gunakan secara bebas untuk menunjang produktifitas kita. Blog ini akan saya update secara rutin, jadi bisa dipastikan setiap harinya akan selalu ada content baru yang ditambahkan di blog ini. Ada sedikit harapan pribadi saya melalui kampanye kecil semacam ini bisa membantu membawa pemahaman bahwa untuk menunjang produktifitas kerja kita juga dapat memanfaatkan aplikasi tak berbayar. Dan dengan pemahaman semacam ini harapannya dapat sedikit demi sedikit mengurangi ketergantungan kita pada suatu aplikasi berbayar tertentu sehingga dapat menekan angka pembajakan software :)
Blog ini masih berumur kurang dari satu minggu dan ratingnya di google dan di beberapa search engine pun masih sangat rendah, oleh karenanya saya meminta bantuan teman2 semuanya untuk membantu meningkatkan rating dari blog ini. 

Ada 3 langkah sederhana yang mungkin untuk teman2 lakukan:
1. mengunjungi blog ini secara rutin 
2. menginformasikan pada teman-teman sekitar tentang keberadaan blog ini
3. he3.. dan kalau berkenan, silakan juga melakukan beberapa klik pada google adsense yang memang sengaja saya pasang di blog ini :)

Sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya bagi teman-teman yang masih memiliki kepedulian pada issue seputar legal software dengan membantu meningkatkan rating terhadap blog ini :)

Salam,
Boedy

http://yourfreeapplication.blogspot.com

|

Selama 2 hari terakhir ini aku sedang mempersiapkan sebuah blog baru http://yourfreeapplication.blogspot.com
Blog ini nantinya akan berisi info seputar aplikasi tak berbayar / freeware. Keuntungan untuk aku pribadi ya untuk memotivasi aku untuk terus mengupdate informasi seputar pemanfaatan freeware ini. Karena sebenarnya banyak juga lhoo freeware yang bagus-bagus dan menunjang produktifitas kita, contoh nyatanya adalah browser yang sedang aku gunakan saat ini (google chrome). He3... aku jadi makin jatuh hati nich ama web browser yang satu ini :)

Pidgin yang Minimalis

|

Karena memang aku menyukai segala sesuatu yang sifatnya minimalis, maka untuk aplikasi IM pun aku selalu mencari yang minimalis juga. Pilihanku jatuh pada Pidgin, sebelumnya lebih dikenal dengan Gaim. Petama aku menggunakan aplikasi ini ketika menggunakan Ubuntu Linux sebagai OS untuk aktivitas harianku. fiturnya minimalis sekali, tetapi tetap nyaman untuk digunakan :) Kelebihan utama dari fitur yang minimalis adalah ringan ketika dirunning. Pidgin juga dapat dinikmati oleh pegguna OS non Linux, seperti Windows atau MAC. Pidgin dikembangkan di bawah lisensi GPL sehingga bersifat open source dan bisa dikembangkan secara bebas.
Bagi Anda yang berminat untuk mencoba, silakan melakukan download di http://www.pidgin.im/download/

Keep Your System Uptodate

|

Belajar dari pengalaman pahit beberapa waktu yang lalu di mana notebook ku mulai berlaku aneh dikarenakan adanya virus berhasil meloloskan diri dari penjagaan anti virus, akhir-akhir ini aku jadi agak paranoid. Setiap ada patch update yang direlease oleh Microsoft untuk produk Windows XP pasti langsung aku update. Selain itu aku pun memasang Avast sebagai antivirus yang rutin aku update tiap hari. Sebagai perlindungan tambahan, aku memasang Spybot dan ZoneAlarm. Semoga saja dengan perlindungan extra ketat ini notebookku bisa makin secure :)

Google Chrome in Action :)

|

Setelah sekian lama menggunakan FireFox sebagai web browser, akhirnya aku mulai sedikit demi sedikit beralih ke Google Chrome. Browser anyar keluaran Google ini memang terbukti jauh lebih cepat dan lebih ringan bila dibandingkan dengan browser-browser lainnya :) Ada sedikit kekhawatiran juga sich seputar sisi security nya, tetapi menurutku permasalahan semacam ini bisa teratasi kok selama kita rajin melakukan update :)
Google Crome memiliki tampilan yang sangat minimalis tetapi tetap kaya fitur dan yang pasti sangat nyaman digunakan :)

Bagi Anda yang tertarik silakan mendapatkannya di http://www.google.com/chrome
Selamat mencoba :)

Reparasi Monitor Notebook

|

Hari minggu kemarin aku menyempatkan diri ke BEC untuk memperbaiki monitor notebook ku yang makin hari makin parah blur nya. Sebenarnya sich tidak masuk dalam agenda ku untuk melakukan reparasi monitor laptop di hari tersebut. Tetapi karena adanya pembatalan janji yang sempat membuat aku agak jengkel, akhirnya kuputuskan memanfaatkan hari tersebut untuk melakukan reparasi noteboo. Hasilnya ok juga :) Sekarang monitor notebook ku sudah tidak blur lagi :) Tetapi ternyata biaya reparasinya lumayan mahal, aku terpaksa harus merogoh kocekku sebesar 300 ribu rupiah :( Tapi tak apalah, setidaknya bisa memperpanjang usia produktif notebook ku :)

Tasikmalaya Kota Mie :p

|

Sejak Hari Kamis kemarin (05.02.2009) aku bertolak ke Tasikmalaya untuk memberikan pelatihan untuk siswa dan guru SMA BPK Penabur Tasikmalaya. Ini merupakan kali ketiga aku memberikan pelatihan di sana bersama Meli. Kali ini materi pelatihannya adalah Pengenalan Pemrograman Web Wireless untuk siswa, sedangkan utuk guru materinya adalah pengenalan implementasi e-learning dengan menggunakan Moodle.
Tasikmalaya termasuk kota yag kecil tetapi cukup padat peduduk. Kali ini aku menginap di Hotel Wisata. Lokasinya tidak jauh dari Jalan KH Mustofa (jalan besar dan ramai di Kota Tasikmalaya). Karena lokasi hotelnya yang cukup strategis setidaknya memudahkan aku untuk mencari makan dan berbelanja kebutuhan dasar seperti air mineral, makanan ringan, sabun mandi, dan beberapa kebutuhan lainnya. Selama di Tasik tiap hari aku makan mie. Kiri kanan banyak sekali kutemui yang jualan mie. Mie di kota ini memang unik karena hampir setiap pedagang mie memproduksi sendiri mie nya. Maka tidak mengherankan bila setiap pedagang mie memiliki kekhasan sendiri :) Tapi bosen juga sich kalau sampe tiap hari makan mie terus, apalagi aku bukan termasuk pecinta mie. Oh ya ada mie yang terkenal di Kota Tasikmalaya ini, namanya mie Gunung Pereng. Kebetulan Meli dan Papinya mengajak aku untuk mencoba mie ini. Memang enak kok :)

Penghuni Baru Kamarku

|

Sejak awal tahun ini ada penghuni baru di kamarku :) Setelah seekor kura-kura bernama Riby dan beberapa ekor ikan yang lucu-lucu, kini di kamarku kedatangan warga baru yaitu 4 ekor hamster yang imut-imut :) Hamster ini aku beli dari seorang pecinta hamster. Kalau aku beli dari PetShop harganya pasti lebih mahal. Hamster yang kupelihara ini berjenis Roborovsky White Face. Ini tergolong dalam jenis hamster yang mungil dan aktif sekali.
Sebagai langkah awal dalam memelihara hamster, aku mempersiapkan sebuah aquarium sebagai kandang. Menggunakan aquaium sebagai kandang tentunya lebih murah dibanding membeli kandang hamster. Selain itu membersihkan aquarium juga lebih mudah. Hanya saja untuk melengkapi kandang tersebut aku harus membeli beberapa item tambahan seperti roda untuk berlari dan sebuah tempat minum model pipet. Untuk rumah hamster, aku juga mengambil solusi murah meriah. Aku menggunakan tempat sendok/garpu meja yang bisa dibeli dengan murah di toko perabot plastik :) Aku mencari yang ada separatornya, sehingga seolah-olah ada 4-5 kavling rumah bertingkat :D Just use your creativity :)
Yang perlu diperhatikan dalam memelihara hamster adalah kondisi kandang harus selalu bersih dan kering. Yup harus selalu kering. Oleh karena itu gunakan selalu serutan kayu sebagai alas kandang. Serutan kayu ini sangat bermanfaat untuk menyerap kecing hamster sehingga kandang tetap kering dan tidak bau. Serutan kayu ini harus selalu diganti setidaknya 1 minggu 1 kali.
Untuk makanannya, aku biasa menggunakan biji-bijian seperti kacang tanah, kacang hijau, jagung kering, dan sesekali aku beri kuaci bunga matahari yang bisa aku beli di petshop :)
Hamster-hamsterku paling doyan kalau makan kacang hijau :) Lahap sekali mereka makan.
Oh ya hamster bukan hewan yang suka dengan kondisi lembab, apalagi basah, oleh karena itu jangan sekali-kali memandikan hamster karena akibatnya bisa fatal dan berakhir dengan kematian. Hamster membersihkan dirinya seperti kucing. Mereka menggunakan pasir. Kita dapat dengan mudah memperoleh pasir halus kering di petshop. Sediakan saja sebuah tuppleware kecil untuk menampung pasir tersebut di dalam kandang hamster, maka mereka akan mengguling-gulingkan tubuhnya di atas pasir tersebut. Hasilnya, voila!!! bulu-bulu hamster menjadi bersih dan mengembang kembali :)
Akhir kata aku ucapkan selamat memelihara hamster :) Hewan ini lucu dan tidak membutuhkan effort yang terlalu besar untuk memeliharanya. Cukup bersihkan kandang minimal 1 minggu 1 kali dan memberi makanan setiap hari :)

Re Install My Notebook Again

|

Salah satu hal paling menyebalkan ketika menggunakan OS Windows adalah rentan terinfeksi virus. Ggggrr... sebel juga padahal antivirusnya sudah rutin aku update :(
Kali ini aku mencoba antivirus yang lain "Avast" dan akan rutin juga aku update tiap hari. Semoga saja antivirus yang satu ini bisa memberikan jaminan keamanan yang lebih baik. Ada juga sich alternatif lainnya, yaitu mengunakan Kaspersky tetapi harus berbayar. Kalau kepepet dah baru aku beli licensenya Kaspersky. Untuk saat ini aku coba bertahan dengan antivirus yang free dulu.

My GMail

|

Karena keterbatasan kapasitas dari account email di kantor, akhirnya aku memutuskan untuk memberdayakan account gmail ku. Setiap email yang ditujukan ke email kantor langsung aku pop ke account gmail ku. Dengan demikian email kantor tidak akan pernah penuh dan tidak ada pesan email yang harus direject oleh mail server kantorku :)
Aplikasi web mail pada gmail memang sangat nyaman digunakan. Selain kapasitas email yang besar, gmail juga memiliki beberapa fitur yang menarik.
Salah satunya adalah fitur mail filter and labeling. Agak berbeda dengan aplikasi email lainnya yang lebih banyak menerapkan sistem mail filter and remove to folder. Gmail tidak melakukan remove email terfilter pada suatu folder khusus melainkan email yang sudah terfilter berdasar kriteria tertentu akan diberi label yang kita tentukan sendiri. Mekanisme seperti ini sangat menguntungkan karena sebuah email bisa saja dikenakan lebih dari satu label :)
Oh ya, aku juga masih tetap dapat menggunakan alamat email kantor walau menggunakan SMTP Server milik gmail :)

Lost - TV Series

|

Lost, itu adalah judul TV series yang mulai aku ikuti baru-baru ini. Kisahnya sangat menarik dan sarat pesan moral di dalamnya. Di sana dikisahkan sekumpulan orang yang mengalami kecelakaan pesawat udara dan mengharuskan mereka terdampat di suatu pulau misterius. Di dalam pulau tersebut mereka hidup bersama dan juga bersama membagi hidup. Di setiap episodenya selalu dikisahkan bahwa setiap orang memiliki latar belakang dan kisah hidupnya masing-masing dan itu menentukan prinsip serta nilai-nilai hidup yang mereka pegang di masa yang akan datang. Dalam keadaan terdampar bersama tersebut mereka harus menghadapi berbagai kondisi. Kadang ada kondisi saling curiga, kadang saling berbagi dan saling cinta, saling bergantung, kerja sama tim, sikap ego, pilihan antara kejujuran dan kebohongan, dan banyak polemik-polemik menarik lainnya yang hadir di setiap episodenya :)

Lost termasuk salah satu TV series yang aku rekomendasikan untuk ditonton :)

The Word of Wallt Disney

|

Walt Disney said:
"Around here, however, we don't look backward for very long.
We keep moving forward, opening up new doors and doing new things, because we're curious...
And curiosity keeps leading us down new paths."

Dalam rangka mengenang pesan hidup tersebut, maka Walt Disney Pictures menggarap sebuah karya berjudul Meet The Robinsons. Sebuah film animasi kaya makna dengan mengusung motto "Keep Moving Forward" :)

Dualisme Perspektif Jabatan

|

Menjelang moment yang sering disebut sebagai pesta demokrasi (tetapi acap kali lebih layak disebut pesta democrazy), di sepanjang jalan dan di banyak media mulai marak dipadati beraneka macam atribut dengan berbagai warna-warna mencolok. Banyak golongan berjuang mati-matian untuk merebut simpati rakyat sehingga dirinya atau golongannya bisa beroleh dukungan suara untuk dapat menduduki suatu porsi jabatan tertentu. Ha3.. kondisi yang nampaknya memang banyak muncul dan ditemui bukan hanya di arena politik melainkan juga di lingkungan kerja, lingkungan organisasi, dan komunitas-komunitas lainnya.

Aku jadi teringat sebuah pesan / pernyataan dari seseorang yang pernah aku temui dalam hidupku ketika masih duduk di bangku kuliah dulu. Beliau pernah berkata bahwa ada dua cara untuk melihat karakter seseorang yang sebenarnya. Cara pertama adalah dengan memeberikan tekanan atau preasure pada hidupnya. Cara ini biasa dilakukan oleh beberapa pusat-pusat pelatihan manajemen ketika menyelenggarakan pelatihan berkaitan dengan tim building atau kepemimpinan. Cara yang kedua adalah dengan memberikan jabatan tertentu pada seseorang. Nah cara kedua inilah yang aku rasa sangat unik. Menurut beliau ketika seseorang diberi jabatan atau kekuasaan, seseorang seolah diberi penguat / booster terhadap karakter aslinya. Kita sebagai orang luar yang peka akan dapat melihat karakter-karakter dominan dari orang tersebut. Seseorang yang rakus tentunya akan menjadi semakin rakus setelah menjabat. Demikian juga seseorang yang malas akan berlarut dalam kemalasannya. Yang kejam akan menjadi makin bengis dan melampiaskan kebengisannya untuk memuaskan dendam kesumat yang membara sekian lama dalam hatinya. Yang apatis juga akan menjadi makin mati rasa dan tidak peduli, yang dipikirkannya hanyalah tunjangan jabatan yang bisa makin menggemukkan pundi-pundinya. Tetapi tidak berarti suatu jabatan berdampak buruk. Di tangan seseorang yang memang memiliki kamampuan manajerial yang baik, suatu jabatan justru akan semakin megembangkan dirinya dan organisasi yang dikelolanya. Seseorang yang penuh taggung jawab dan kasih tentunya juga akan selalu berdialog dengan hati nuraninya setiap kali akan mengambil suatu kebijakan tertentu. Orientasi dari orang-orang semacam ini ketika menjabat bukanlah karena tunjangan jabatan yang diharapkannya setiap periode guna meningkatkan nominal saldo depositonya. He3.. aku jadi terkenang pada pesan Uncle Ben nya Peter Parker dalam kisah Spiderman. Di balik kekuatan yang besar terdapat tanggung jawab yang besar juga :)

Berbicara tentang jabatan, aku juga jadi teringat dengan pernyataan salah satu rekan kerjaku. Beliau adalah orang yang sangat aku hormati karena aku melihat dedikasi dan totalitasnya yang luar biasa dalam pekerjaannya. Beliau pernah mengatakan kepadaku bahwa ada dua persepsi yang bisa diambil oleh seseorang ketika seseorang menjabat suatu jabatan tertentu. Ada beberapa orang yang memandangnya sebagai menduduki jabatan. Tetapi ada juga yang memandang dan menjalaninya sebagai memangku jabatan. He3... sangat menarik sekali pernayataan pencerah yang kudapat ini :)

Untuk saat ini, dalam lingkungan kerjaku mengharuskan aku untuk menjabat sebagai seorang sekretaris jurusan. He3.. aku jadi menanyakan kembali pada diriku sendiri. Perspektif manakah yang aku miliki selama menjabat? Apakah aku sedang menduduki jabatan? Ataukah aku sedang memangku jabatan?
Kiranya Tuhan membimbing diriku melalui hati nuraniku agar proses menjabat yang sedang aku jalani ini makin mendewasakan dan mennyempurnakan proses evolusi diriku sebagai seorang makhluk ilahi dan bukannya malah menjerumuskan aku menjadi sesosok makhluk bengis yang penuh kenajisan.

Terima Kasih Mas Celathu

|

Manusia hyper active kayak aku ini memang benar-benar mati kutu kalau sudah harus mondok di rumah sakit. Mau beraktifitas jadi repot karena adanya aksesoris berupa selang infusan yang menempel di tangan kananku. Kalo banyak gerak ntar malah darahku merambat naik ke atas. Hhhiii seremm... Mau kencing aja repot. Harus usung-usung tiang penyangga ampul infus setiap kali masuk toilet.

Untunglah aku membawa sebuah buku anyar karya Butet Kartaredjasa yang berjudul Presiden Guyonan yang sempat aku beli di toko buku Gramedia di Bulan Desember lalu. Selama dua hari aku dirawat di rumah sakit, aku mengisi waktuku dengan menikmati lembaran demi lembaran yang padat berisi dengan gagasan, kritik, dan opini seputar politik dan kehidupan berbangsa yang dikemas sedemikian rupa sehinga sebuah peristiwa bisa dilihat dan dinikmati dari persepsi yang berbeda dari biasanya :)

Di sini hadir seorang tokoh bernama Mas Celathu yang penuh dengan ide-ide segar namun acapkali juga konyol dalam menanggapi permasalahan-permasalahan yang muncul selama era yang berlabel era reformasi di Negara Indonesia tercinta ini.

Terima kasih Mas Celathu karena telah menemaniku sehingga masa-masa membosankan selama dirawat di rumah sakit menjadi moment penyegaran dan pencerahan bagiku untuk kembali mengasah daya kritis dan selera humorku :) Aku juga jadi makin menyadari bahwa ternyata selama ini memang kebiasaan membacaku sudah jauh menurun dibanding sewaktu aku masih menjadi mahasiswa dulu di mana hampir setiap jenis buku mulai dari novel sastra sampai buku-buku filsafat dan psikologi praktis selalu habis kulahap. Memang rasanya sudah saatnya juga bagiku untuk kembali menata ulang waktu dan jadwalku sehingga bisa kusisipkan kembali hobi bacaku yang sebenarnya memang sangat bermanfaat sekali bagi peningkatan daya kreasi dan daya kritisku.

My Journey to Hospital

|

Setelah mencoba bergelut dengan demam tinggi selama tujuh hari akhirnya aku menyerah juga pada rasa panikku dan memutuskan untuk rawat inap di rumah sakit. Thanks untuk Timo dan Bu Saron yang terpaksa jadi ikut repot mengantar aku ke rumah sakit. I really appreciate it friends. Ternyata prosedur rawat inap di tempatku bekerja lumayan ribet. Pertama-tama aku harus ke poliklinik untuk mendapatkan persetujuan dokter bahwa aku memang harus rawat inap. Untungnya dokter jaga saat itu sangat kooperatif. Ketika aku memintanya untuk merujuk diriku dirawat inap mengingat demamku yang sudah memasuki hari ketujuh beliau langsung menyetujui. Menurutnya pasien memang lebih mengetahui tentang batasan kondisi tubuhnya daripada dokter. Setelah mendapat surat rujukan aku langsung menuju front office poliklinik untuk mendapatkan stempel legalisir. Setelah mendapatkan stempel aku masih harus menuju ruang SDM yang berada di gedung berbeda untuk mendapat persetujuan dari bagian SDM. He3.. memang unik sekali prosedurnya. Sewaktu menjalani prosedur tersebut aku sempat rodo dongkol. Mosok sich orang sudah sempoyongan tapi masih harus diminta puter-puter hanya untuk dapet persetujuan agar layak mendapat jatah rawat inap. Apakah wajah yang pucat pasi masih belum bisa menjamin bahwa seseorang tersebut dalam kondisi semaput dan butuh untuk segera dirawat? Tetapi setelah melewati semua itu aku malah bisa tertawa geli membayangkan pola pikir dari orang-orang yang sudah menyusun sistem semacam ini. Ha3.. sepertinya selain mereka berperan sebagai perancang sistem, mereka juga agaknya berbakat jadi komediwan dan komediwati. Ha3.. nyatanya saat ini mereka bisa membuat aku tertawa geli ketika mencoba mengingat kembali detik-detik sewaktu aku menjalani prosedur yang telah mereka susun :D

Setelah masalah prosedural beres, berikutnya aku langsung diantar oleh Bu Saron menuju RS Imanuel. Timo sudah lebih dahulu sampai di sana dan mencoba meregistrasikan diriku. Tetapi dalam perjalanan ke sana, aku mendapat kabar dari Timo bahwa kamar di RS Imanuel sudah penuh. Dan ketika aku sampai di sana bersama Bu Saron pun kondisinya masih sama. Semua kamar penuh, yup penuh dengan pasien Demam Bedarah. Kalau demikian maka mau tak mau harus mencoba mencari alternatif rumah sakit yang lain. Timo mencoba menghubungi rumah sakit Boromeus dan Advent. Tetapi kedua rumah sakit itu pun penuh dipadati oleh pasien. Memang nampaknya seluruh rumah sakit di seluruh Bandung Raya ini sedang padat mas. Sejak akhir tahun lalu sampai dengan penghujung tahun baru ini memang sedang mewabah penyakit Demam Bedarah. Demikian informasi yang sampat kami dengar dari beberapa staff RS Imanuel. RS Sentosa yang bisa dibilang RS kelas elit pun sempat kami hubungi dan mengalami kondisi yang sama, penuh dengan pasien. Ibu Saron malah menawarkan aku agar dirawat di rumahnya. Tenang ae Bud, adikku khan dokter jadi isa terpantau juga. Demikian ujar Bu Saron. Tetapi aku tetap menolak. Gak kepenak Bu. Aku memang berprinsip agar sebisa mungkin gak mau ngerepotin orang lain. Ini ae aku udah ngerasa gak kepenak gara-gara sudah bikin repot Timo dan Bu Saron. Sembari bingung mencari-cari solusi, akhirnya Bu Saron teringat akan rumah sakit di daerah Kota Baru Parahyangan, Rumah Sakit Cahya Kawaluyan namanya. Akhirnya setelah kami hubungi ternyata masih ada kamar yang tersedia. Lalu langsung saja aku tanya harganya, maklum saja ada ketentuan bahwa biaya inap di rumah sakit yang diijinkan harus setara dengan biaya inap rumah sakit rujukan resmi dari kantorku, yaitu RS Imanuel. Untungnya biaya rawat per harinya sama. Fuiihhh thanks God...

Langsung saja aku dan Bu Saron bergegas menuju rumah sakit tersebut. Hanya saja kali ini Timo tidak turut mengantar karena ternyata ada ujian yang harus diikuti. Thanks a lot bro atas bantuannya. Maaf kalau sampai merepotkan dan menggangu waktu persiapan mengikuti ujian.

Sesampainya di rumah sakit, bagian yang aku benci pun harus kembali aku hadapi. Jarum suntik mau tak mau mulai menghadang. Jarum pertama adalah jarum untuk mengambil sampel darah. Belum selesai rasa sakit dari jarum pertama, jarum kedua pun menyusul. Yup jarum untuk menghubungkan selang cairan infus. Untuk jarum kedua ini aku harus menuju toilet dulu guna sedikit menenangkan diriku. Aaauuuwww.... ini yang bener-bener sakitnya gak ketulungan. Sampe detik ini pun ketika aku mulai menggunakan jari jemariku untuk mengetik kisah ini dalam blog, rasa sakitnya masih terasa.

Demikianlah perjalan panjangku menuju rumah sakit yang nampaknya memang perlu aku dokumentasikan sebagai penggalan kisah hidupku yang bisa dikenang suatu saat nanti :)
Untuk Bu Saron dan Timo, thanks a lot friends for all of your kindness.

Menggunakan Bake Console

|

Untuk mempermudah dan mempercepat kerja kita dalam membangun sebuah web application, Cake PHP menyediakan sebuah CLI - Command Lie Interface - yang dikenal dengan nama Bake Console.
Untuk dapat menggunakan bake console, kita harus menampahkan directory path dari php dan cake console ke dalam environment variable dari sistem operasi yang kita gunakan. Misalkan saja dalam kasus ini saya mengunakan sistwm operasi Windows dan juga XAMPP sebagai bundled application server, maka saya akan menambahkan dua buah parameter berikut ini ke dalam variable path dari environment variable pada sistem operasi Windows yang saya gunakan.

C:\xampp\php;
C:\xampp\htdocs\cake\cake\console;

Setelah kedua pasth tersebut ditambahkan dalam environment variable, maka kita sudh dapat menggunakan bake console yang disediakan oleh Cake PHP. Mari kita segera mencobanya :)

Misalkan saja kali ini kita akan membuat project baru dengan nama percobaan, maka yang harus kita lakukan adalah membuka command prompt dan masuk ke root directory dari web server kita. Dalam hal ini saya menggunakan XAMPP sebagai bundled application server, dan root directory dari web server yang saya gunakan berada di C:\xampp\htdocs\
Pada directory tersebut kita dapat mengetikkan perintah berikut ini:

cake bake percobaan

Setelah perintah tersebut kita ketikkan, maka kita akan dimintai informasi berkenaan dengan parameter-parameter yang dibutuhkan seperti host dari database server kita, nama database yang akan digunakan, dan beberapa parameter dasar lainnya.

setelah semua parameter dimasukkan, maka Cake PHP akan membuatkan bagi kita sebuah directory baru (berserta semua file-file dasar yang dibutuhkan) dalam root directory dari web server yang kita gunakan. Dengan bake console kita juga dapat membuat controller dan model tanpa harus berinteraksi sama sekali dengan source code. Untuk membuat model pada project percobaan, kita terlebih dahulu harus masuk ke dalam directory percobaan melalui command prompt (C:\xampp\htdocs\percobaan\). Selanjutnya ketikkan perintah berikut ini:

cake bake model

Lalu masukkan setiap parameter yang dibutuhkan. Sedangkan untuk membuat controller, kita dapat mengetikkan perintah berikut ini:

cake bake controller

Sangat mudah sekali ya :) Selamat mencoba. Oh ya agar kita tidak dipusingkan dengan view, maka ada baiknya untuk sementara ini kita menggunakan scaffolding dahulu. Dengan menggunakan scaffolding, maka Cake PHP akan membuatkan default view sederhana untuk kita. Yang perlu diperhatikan di sini adalah tetaplah untuk mengikuti setiap konvensi yang ditetapkan oleh Cake PHP :) Sesuai moto yang diboyong oleh Cake, yaitu "Convention over Configuration"

Mengenal Hubungan "Has One" dan "Belongs To"

|

Kali ini saya akan melanjutkan tulisan saya seputar konsep dasar yang harus diketahui ketika mempelajari Cake PHP. Dalam konsep database kita tentunya telah mengenal beberapa model hubungan antar table, yaitu "one to one", "one to many", dan "many to many". Ketika kita akan membangun sebuah web application dengan PHP, maka kita perlu membawa bentuk hubungan antar table tersebut ke dalam bentuk hubungan yang sesuai degan konvensi yang ditetapkan oleh Cake PHP.
Dalam tulusan kali ini saya akan membahas bentuk hubungan yang paling sederhana, yaitu bentuk hubungan "one to one". Cake PHP mengenal hubngan "one to one" sebagai "has one" dan "belongs to".
Misalkan saja dalam kasus kali ini saya memiliki dua buah table yang saling berelasi, yaitu table students dan table profiles. Sekadar mengingatkan kembali bahwa dalam Cake PHP terdapat konvensi penamaan table di mana sebuah table harus diberi nama dalam bentuk plural. Setiap table juga harus diberi primary key dengan nama id dan bersifat auto increment.
Berikut ini adalah table yang dibuat:

CREATE TABLE students (
id INT(10) AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY,
nim VARCHAR(8),
nama VARCHAR(25));

CREATE TABLE profiles (
id INT(10) AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY,
student_id INT(10),
tanggal_lahir DATE,
alamat VARCHAR(50),
telp VARCHAR(15));

Table profiles akan memiliki sebuah field yang akan berperan sebagai foreign key dan akan berreferensi dengan primary key dari table students. Dalam Cake PHP juga terdapat konvensi penamaan nama field yang berperan sebagai foreign key. Setiap field yang berperan sebagai foreign key harus diberi nama dengan awalan nama table yang akan direferensikan (dituliskan dalam bentuk singular) dan diikuti dengan _id. Sebagai contoh pada table profiles terdapat sebuah foreign key dengan nama student_id yang digunakan untuk bereferensi dengan table students.
Dalam kasus ini hubungan antara kedua table tersebut adalah "one to one", di mana seorang student akan memiliki sebuah profile. Dan sebuah profile hanya akan dimiliki oleh seorang student. Bentuk hubungan seperti ini bila diterjemahkan dalam konvensi Cake PHP, maka akan berbunyi seperti ini: student "Has One" profile, dan profile "Belongs To" student.
Langkah selanjutnya adalah membuat model untuk setiap table yang ada. Sesuai dengan konsep MVC yang sebelumnya pernah saya sampaikan bahwa dalam aplikasi yang menerapkan konsep MVC, sebuah controller tidak diperbolehkan untuk melakukan akses langsung ke dalam database, oleh karenanya kita harus membuat model untuk setiap table.
Dalam Cake PHP, kita dapat membuat model dalam directory ./cake/models/
Sebuah model akan diberi nama sesuai dengan nama table yang akan dimodelkan, hanya saja penamaan model menggunakan bentuk singular. Dalam kasus kali ini berarti kita akan membuat dua buah model, yaitu student.php dan profile.php. Sebuah model akan berisi sebuah class dengan nama sesuai dengan nama table yang dimodelkan dan dituliskan dalam bentuk singular. Dan setiap class model tersebut akan melakukan inheritance / extends pada class AppModel.
Untuk lebih jelasnya bisa mempelajari source code dari kedua model tersebut:

students.php


profile.php


Tahapan sederhana berikutnya adalah membuat controller. Seperti dijelaskan pada tulisan saya sebelumnya, sebuah controller dibuat pada directory ./cake/controllers/
Berikut ini adalah source code dari controller yang dibuat. Bila Anda masih mengalami kebingungan dalam membuat controller pada Cake PHP, silakan mempelajari tulisan saya sebelumnya.

students_controller.php


profiles_controller.php


Hasil akhirnya bisa Ada akses dari http://localhost/cake/students atau http://localhost/cake/profiles
Sangat sederhana sekali :)

Dee's Blog

|

Wahhh senang sekali, hari ini tanpa sengaja menemukan URL dari blog milik Dee. Langsung saja aku add dalam fiend list ku :)
Gak sengaja juga sich menemukannya. Sewaktu mengawas UAS Algoritma, dalam rangka mengusir kebosanan aku mencoba melakukan koneksi via GSM modem yang baru saja aku beli :) Mode Pamer On He3.. sekarang aku sudah bisa melakukan koneksi internet di manapun aku mau. Catatan: selama tercover signal dari GSM provider :p
Sembari mengawas, aku coba melihat-lihat blog dari beberapa temanku termasuk juga blog mahasiswaku. Begitu akses ke blognya Ajeng, aku melihat ada nama Dewi Lestari dalam friend listnya. Wah kebetulan sekali, kebetulan aku sendiri salah satu penikmat karya sastra, jadi kalau memang bisa mendapatkan blog dari seorang pujangga tentunya sangat berharga sekali bagiku. Bisa sekalian belajar bagaimana sich seorang pujangga menuangkan kisah kesehariannya dalam suatu rangkaian kata :)

SAP Server Instalation. AGAIN

|

Seperti biasanya setiap akhir semester ada setumpuk tugas rutin yang harus aku kerjakan, salah satunya adalah melakukan instalasi ulang SAP server. He3... awalnya sich semangat, tetapi setelah sekian kali melakukan instalasi lama-kelamaan jadi muak juga. Weekkss.. Yang paling menyebalkan dari proses instalasi SAP server adalah waktu tunggunya yang luaaaamuuuaaa... buuuannggettt... Harus ditinggal seharian sewaktu melakukan instalasi database instance. Baru setelah itu bisa melanjutkan tahapan instalasi berikutnya.
Tetapi ada kabar baik nich, rencananya akan dilakukan upgrade SAP Server ke versi baru. Nah ini baru seru. Tantangan baru :) Untuk hardware sudah ready. SAP Server baru ini lumayan rakus. Untuk skala kelas training aja meminta RAM dengan kapasitas 8GB, entah bagaimana dengan skala enterprise beneran :p. Bener2 gila. Tapi ya gak apa juga sich, yang penting dapet pengalaman instal SAP server versi baru :)
Semangat!!!!!

CRUD Operation with Cake PHP

|

Cake PHP benar-benar merupakan framework yang sangat nyaman digunakan. Dalam tullisanku kali ini, aku akan mencoba mencontohkan betapa mudahnya melakukan operasi CRUD -Create, Read, Update, Delete- dengan memanfaatkan scaffold pada Cake PHP.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat database dan table. Misalkan saja dalam kasus ini kita akan menggunakan MySQL sebagai Database Server.
Yang akan kita lakukan adalah membuat sebuah database dengan nama latihan.

CREATE DATABASE latihan;

Selanjutnya kita akan membuat sebuah table. Misalkan saja kita akan membuat sebuah aplikasi yang dapat menampung data-data film favorit, maka kita akan membuat sebuah table dengan nama movies. Oh ya ada hal penting yang harus diperhatikan di sini, kenyamanan dalam menggunakan Cake PHP baru benar-benar kita dapatkan selama kita mengikuti konvensi-konvensi penamaan yang ditetapan oleh Cake. Kovensi pertama yang harus kita perhatikan adalah, setiap kali kita membuat table, maka table yang kita buat harus diberi nama plural. Sebagai contoh di sini kita membuat table dengan nama movies (plural) dan bukan movie (singular). Konvensi semacam ini jangan dipandang remeh karena Cake PHP memiliki semboyan "Convention over Cofiguration", yang pada intinya Cake PHP akan membantu kita dalam menangani konfigurasi-konfigurasi dasar secara otomatis (tanpa perlu campur tangan kita sama sekali) selama kita menerapkan setiap konvensi penamaan yang ditetapkan.
Konvensi berikutnya berkenaan dengan table adalah setiap table harus memiliki sebuah primary key bernama id dan bertipe int auto increment.

CREATE TABLE movies (
id int(10) auto_increment PRIMARY KEY,
judul varchar(50),
pemain varchar(50),
sinopsis text
);

Setelah table tersedia, maka kita sudah siap untuk melakukan baking cake :)
Caranya sederhana sekali, kita cukup melakukan baking cake dengan menggunakan CLI (Command Line Interface). Pertama-tama kita harus masuk terlebih dahulu ke dalam root directory dari web server yang kita miliki. Misalkan saja dalam kasus kali ini aku menggunakan xampp sebagai dengan Apache sebagai web servernya. Maka yang perlu aku lakukan adalah mengetikkan perintah berikut ini.

C:\xampp\htdocs>cake bake percobaan

Perintah tersebut diperlukan setiap kali kita ingin membuild sebuah project baru dengan Cake PHP. Setelah perintah tersebut dieksekusi, kita akan diminta untuk menginputkan beberapa parameter dasar yang memang dibutuhkan oleh Cake untuk melakukan akses ke database yang baru saja kita buat. Setelah semua parameter dasar tersebut kita inputkan, maka akan terbentuk directory baru bernama percobaan di dalam root directory dari web server kita. Untuk melihat apakah project baru yang kita definisikan berhasil atau tidak, kita dapat mencobanya dengan melakukan akses via web browser ke http://localhost/percobaan.

Ok sekarang sudah saatnya kita memasuki tahapan penting di mana kita mulai megimplementasikan konsep MVC -Model View Controller- dalam Cake PHP.
Setiap table yang kita miliki harus dibuatkan model dalam Cake. Berkenaan dengan model ada beberapa konvensi yang harus diikuti. Pertama, nama file untuk model harus sesuai dengan table yang direferensikannya dan ditulis dalam format singular. Dalam kasus ini nama file dari model kita adalah movie.php. File tersebut harus diletakkan di dalam directory ./percobaan/models/. Kedua, nama class dari suatu model harus singular dan ditulis dalam format Camel Case. Camel Case merupakan sebuah istilah di mana huruf pertama dari setiap kata dalam nama class ditulis dalam huruf besar (upper case). Dalam kasus kali ini nama class dari model kita adalah Movie. Tetapi bila kita memiliki nama class yang terdiri dari dua suku kata, maka kita dapat menuliskannya sebagai berikut DaftarFilm. Dan perlu diingat juga bahwa nama class harus disesuaikan dengan nama filenya.

movie.php



Untuk membuat model dalam Cake sebenarnya kita bisa menggunakan fasilitas bake model. Tetapi ini akan aku bahas dalam tulisanku berikutnya.

Setelah model dibuat, selanjutnya kita akan membuat controller. File controller akan dibuat di dalam directory ./percobaan/controller/. Dalam membuat controller pun kita harus memperhatikan konvensi penamaan yang ditetapkan. Pertama, nama file controller yang mengacu pada data harus dituliskan dalam format plural dan diakhiri dengan _controller. Misalkan saja dalam kasus kali ini nama file controller yang akan kita buat adalah movies_controller.php. Kedua, nama class controller harus disesuaikan dengan nama file controller (plural) dan diakhiri dengan Controller menggunakan format Camel Case. Dalam contoh kita ini, maka nama class controller kita adalah MoviesController.

movies_controller.php



Dalam kasus ini kita menggunakan fitur scaffold dari Cake PHP di mana kita sama sekali tidak perlu ambil pusing perihal operasi CRUD termasuk dalam hal membuat tampilan HTML untuk operasi CRUD tersebut. Sekarang mari kita bersama-sama melihat kehebatan Cake PHP dalam menangani operasi CRUD dan menjadikannya begitu simple bagi seorang developer. Untuk melihat hasilnya kita dapat melakukan akses via web browser ke http://localhost/latihan/movies
Kita akan mendapati tampilan dasar yang sudah otomatis dibuatkan oleh fitur scaffold di mana kita dapat dengan mudahnya melakukan penambahan, pengeditan, dan penghapusan data-data film favorit kita :) Luar biasa sekali bukan?

Bak Kisah Laskar Pelangi

|

Minggu ini merupakan minggu terakhir kami belajar Bahasa Jerman di Goethe Institut. Selama satu semester ini kami telah menempuh tingkat A1 dan A2 dengan seabrek gramatik dan kosa kata baru yang kami pelajari. Dari pertemuan pertama di mana kami hanya bisa bengong ketika pengajar kami mulai berbicara dalam Bahasa Jerman sampai akhirnya kami pun bisa menulis sebuah surat sederhana dan sedikit melakukan percakapan dalam Bahasa Jerman. Wah benar-benar signifikan sekali peningkatan kemampuan kami :)

Akhir semester ini mengandung dua arti. Pertama berarti kami telah menyelesaikan leval A1 dan A2. Kedua berarti kami akan melakukan pendaftaran ulang untuk melanjutkan ke leval B1.1 dan B1.2.
Beberapa hari menjelang hari pendaftaran, Pak Bambang sempat masuk ke kelas kami dan mendistribusikan sebuah surat edaran yang intinya berbunyi, kelas hanya akan dibuka dengan jumlah minimal peserta 15 orang. Fünfzehnt Personen? Mein Got!!! Wir sind nur sieben Personen. Kabar ini benar-benar menjadikan kami shock. Dari kelas kami, berdasarkan hasil pendataan sementara, hanya ada sekitar 7 orang saja yang berniat melanjutkan. Ketujuh orang tersebut adalah aku, Rhama, Bayu, Nunu, Devis, Ina, dan Hakim. Pada hari pendaftaran pun kami terpaksa menghadap Pak Bambang. Beliau dan staff sekretariat menanyakan perihal teman-teman kami yang lain. Rina dan Suci jelas tidak melanjutkan lagi karena memang mereka saat ini sudah berada di Jerman sebagai asisten riset. Sharon dan Sahat pun tidak akan melanjutkan karena meraka berdua akan segera berangkat ke Jerman. Ibrahim dan Gilang juga tidak akan melanjutan karena orientasi mereka ke Jerman untuk bekerja dan bukan untuk studi, maka cukuplah sampai di tingkat A2 saja. Nanda memutuskan untuk fokus pada persiapan UAN. Anna sedang kerepotan dalam membagi waktu dengan pekerjaannya sebagai Dosen di ITB. Sedangkan Daniel belum ada kabar. Wahhh gawatt!!!!

Setelah tawar-menawar dengan Pak Bambang, maka akhirnya disepakati bahwa kelas akan berjalan dengan minimal 10 peserta. Tetapi jumlah kami saat ini baru 7 orang. Mulai muncul wajah-wajah cemas dan setengah kecewa di antara kami yang memang sudah bertekad untuk mengejar impian kami untuk studi di Jerman. "Bagaimana dengan nasib kita ini?", demikian kira-kira pertanyaan yang muncul dalam perbincangan kami.

Tetapi syukurlah, keesokan harinya kami mendapatkan kabar dari Pak Bambang bahwa ada beberapa siswa baru yang mendaftar untuk kelas B1.1 di periode berikutnya. Wahh.. senang sekali rasanya. Benar-benar bak kisah Laskar Pelangi saja ya :) Kami terselamatkan juga dan semangat untuk menggapai mimpi kami pun kembali timbul dan berkobar.
Wir wollen in Deutschland studieren :) Da ist unsere Traum. Dafür unsere Kampf. Zusammen lernen Wir Deutch am Goethe Institut.

Kisah Qian HongYan

|

Siang hari ini sempat menerima email dari rekan kerja. Isinya sarat dengan inspirasi dan memotivasi hidup.

Qian HongYan - Gadis Puntung yang masih tersenyum menyambut dunia
Qian Hongyan mengalami kecelakaan dan kehilangan kedua kakinya bahkan pinggulnya.
Qian Hongyan juga dikenal sebagai Basket Ball Girl. Mengapa?

Her family in China are poor and couldn’t afford false legs, so she uses a basketball to help her move.
Qian uses two wooden props to drag herself, and never complains, even though she has worn through six basketballs.


ia tetap ke sekolah, walaupun harus bersusah payah ke sana.
Dan.. ia tetap tersenyum menyambut dunia.

Zusammen Gehen

|

Pada Hari Minggu yang lalu, aku bersama-sama teman-teman Goethe mengadakan acara jalan-jalan bareng alias Zusammen Gehen :) Acaranya simple aja, mulai dari makan bersama, ngobrol-ngobrol, foto-foto, dan nonton film bareng :)
Untuk acara makan bersama, kami mengambil tempat di Sapu Lidi. Tempatnya asik banget, cocok untuk kongko-kongko dan foto-foto :) Kami yang cowok-cowok juga menyempatkan diri untuk mencoba berkeliling danau dengan sampan kayu. Benar-benar menyenangkan. Sayangnya kami hanya berkesempatan mengelilingi danau satu kali saja karena tetes-tetes air hujan mulai berjatuhan dengan deras. Dari Sapu Lidi, kami bertolak ke Ciwalk untuk nonton bareng. Di tengah perjalanan menuju Ciwalk, kami dihadang oleh hujan lebat. Fuih jadi berbasah ria dech kami di Ciwalk. Ha3.. nonton di bioskop yang dingin dengan udara yang dingin dan pakaian yang basah kuyup. Lengkap sudah dech :p Malam harinya aku langsung masuk angin :D

Presentasi Tugas / Proyek Akhir Perkuliahan

|

Minggu terakhir perkuliahan seharusnya menjadi minggu yang paling menyenangkan baik bagi dosen maupun bagi mahasiswa karena dalam minggu tersebut biasa digunakan sebagai sesi presentasi tugas / proyek akhir perkuliahan. Dalam sesi presentasi ini harapannya seorang atau sekelompok mahasiswa dapat mempresentasikan hasil dan effort terbaiknya setelah mengikuti suatu topik perkuliahan selama satu semester. Bagi dosen, sesi presentasi ini tentunya akan menjadi moment penuh senyum karena di sini seorang dosen dapat menyaksikan bahwa setiap materi yang sudah disampaikan selama satu semester ini telah dapat diserap dan diimplementasikan dengan baik oleh setiap mahasiswanya. Seorang mahasiswa dengan penuh senyum puas dan bangga akan mempresentasikan tugas / proyek akhirnya. Mereka layak untuk berbangga dan puas karena memang telah berhasil menyelesaikan tugas / proyek akhir yang diberikan sebagai wujud pembuktian pada dirinya sendiri (dan tentu saja pada teman-temannya) bahwa dia telah berhasil dalam memahami dan mengimplementasikan setiap point-point penting yang disampaikan dalam suatu perkuliahan.

Tetapi nampaknya pandangan tersebut merupakan suatu pendangan yang terlalu naif. Terlalu idealis. Too Good To Be True.
Ternyata realita yang muncul tidak seperti kondisi ideal yang diharapkan :(

Moment sakral tersebut harus tercoreng dan ternoda dengan menjamurnya aksi plagiatisme. Semboyan "Gak Usah Mikir" yang diboyong oleh salah satu penyedia jasa GSM di Indoensia ini nampaknya telah merasuk dalam jiwa setiap mahasiswa jaman sekarang. Dalih-dalih seperti "sebagian memang dibantu teman pak", "sebagaian kodenya saya copy paste dari Internet pak", dan berbagai dalih lainnya pun bermunculan ketika seorang mahasiswa mulai memasuki sesi tanya jawab dan terjebak dalam "blank zone". Dalih-dalih irasional semacam itu pun akhirnya semakin mengotori moment sakral ini :(

Sedih memang, moment yang seharusnya diwarnai senyum puas penuh rasa bangga tetapi justru harus diisi dengan kekecewaan.

Model View Controller

|


MVC merupakan suatu konsep pemrograman yang banyak diterapkan akhir-akir ini. Dengan menerapkan MVC dalam membangun suatu aplikasi akan berimbas pada kemudahan pada saat aplikasi tersebut memasuki fase maintenance. Proses pengembangan dan integrasi pun menjadi lebih mudah untuk dilakukan. Ide dasar dari MVC sebenarnya sangat sederhana, yaitu mencoba untuk memisahkan antara model, view, dan controller.

Model
Model di sini berperan sebagai representasi dari data yang terlibat dalam suatu proses transaksi. Setiap kali method / function dari suatu aplikasi butuh untuk melakukan akses ke dalam suatu data, maka function / method tersebut tidak langsung berinteaksi dengan sumber data tersebut melainkan harus melalui model terlebih dahulu. Dalam hal ini hanya model yang diijinkan untuk berinteraksi langsung dengan sumber data.

View
View di sini berperan sebagai presentation layer atau pengatur user interface (tampilan) bagi user dari suatu aplikasi. Data yang dibutuhkan oleh user akan diformat sedemikian rupa agar dapat tampil dan dipresentasikan dengan format tampilan yang memang disesuaikan dengan kebutuhkan user.

Controller
Controller di sini berperan sebagai logic aspect dari suatu aplikasi. Controller lah yang akan menentukan bussiness process dari aplikasi yang dibangun. Controller akan merespon setiap inputan dari user dengan melakukan pemanggilan terhadap model dan view yang sesuai sehingga request / permintaan dari user tersebugt dapat terpenuhi dengan baik.

Dengan menerapkan konsep MVC, penulisan source code dari suatu aplikasi menjadi lebih rapi dan lebih mudah untuk dimaintain dan dikembangkan.

Getting Started with Cake PHP

|

Menjelang liburan akhir tahun aku mengagendakan untuk mempelajari hal baru. Pilihanku kali ini jatuh pada Cake PHP. Cake PHP Framework merupakan salah satu framework PHP yang cukup banyak digunakan saat ini. Cake menerapkan konsep MVC - Model View Controller dengan sangat rapi sekali. He3.. sekalian mendalami konsep MVC ku yang masih semerawut nich :p
Langkah pertama yang baru aku lakukan adalah instalasi. He3.. ternyata proses instalasinya tidak rumit dan bisa dibilang sangat mudah sekali. Berikut ini adalah tahapan-tahapannya:

1. Sediakan web server yang mendukung PHP dan juga sebuah database server.
Dalam hal ini aku menggunakan Apache sebagai web server dan MySQL sebagai database server. Kalau memang ingin lebih praktis bisa menggunakan XAMPP atau LAMPP yang sudah membundle Apache, PHP, dan MySQL menjadi satu paket :)

2. Extract source Cake PHP.
Source Cake PHP bisa didownload dari http://cakephp.org. Dan Cake PHP merupakan framework PHP yang bersifat Open Source dan Free License. Artinya selain kita bisa mempelajari source code nya, kita juga bisa menggunakan Cake PHP untuk keperluan web application development tanpa harus membayar untuk license nya :) Source yang disediakan biasanya berupa file archive yang harus kita extract.Extract lah source Cake PHP pada root directory dari web server kita, lalu cobalah melakukan akses melalui browser melalui URL http://localhost/directory_cake/

3. Load module rewrite_module
Langkah berikutnya adalah me load salah satu module penting, yaitu rewrite_module. Caranya sederhana saja, kita cukup melakukan editing sederhana pada file httpd.conf dari Apache web server dengan menggunakan text editor sederhana seperti notepad atau vi. Untuk melakukan load module, hapuslah tanda # (tanda pagar) pada baris module yang ingin kita load. Dalam hal ini adalah: LoadModule rewrite_module modules/mod_rewrite.so. Setelah itu lakukan restart terhadap Apache web server dan akseslah kembali halaman utama dari Cake PHP melalui URL http://localhost/directory_cake/ dan lihatlah perbedaannya :) Sekarang halaman ini jadi nampak lebih colorfull dan setiap funsionalitasnya sudah siap digunakan :)

4. Melakukan cuztomisation pada Security Hashing Code
Langkah selanjutnya adalah melakukan customisasi pada hashing code. Secara default Cake PHP sudah memberikan default hashing code, tetapi sangat disarankan agar setiap developer tidak menggunakan default hashing code untuk alasan keamanan. Langkah yang perlu dilakukan juga sangat mudah, kita tinggal melakukan editing sederhana pada file core.php yang terletak pada directory /app/config/core.php dengan melakukan pengubahan pada baris
Configure::write('Security.salt', 'BOEDY3b0qyJfIxfs2guVoUubWwvniR2G0FgaBIOS');

5. Mempersiapkan Database
Tahapan berikutnya kita akan membuat sebuah database pada database server kita. Misalkan saja untuk kasus ini saya membuat sebuah database dengan nama universitas. Untuk mempermudah, proses pembuatan database bisa dilakukan dengan menggunakan PHP MyAdmin atau database tools lainnya. Tetapi bagi Anda yang memang lebih senang bekerja dengan console (seperti saya), Anda dapat juga membuatnya lewat command line interface (CLI) :D

6. Mengubungkan Database dengan Cake PHP
Langkah terakhir adalah menghubungkan Cake PHP framework dengan database yang baru saja dibuat. Langkahnya sangat sederhana sekali, kita hanya perlu melakukan rename atau penggantian nama file dari database.php.default menjadi database.php. File tersebut terletak di directory /app/config/database.php.default. Selanjutnya lakukan pengeditan sederhana pada class DATABASE_CONFIG (pada bagian akhir file dari database.php) agar Cake PHP dapat melakukan koneksi pada database yang sudah dibuat. Sesuaikan parameter $default dan $test dengan parameter-parameter yang dibutuhkan untuk melakukan koenksi ke dalam database yang tersedia. Driver diisi dengan database engine yang kita gunakan, host diisi dengan lokasi dari database server, username dan password diisi dengan username dan password yang dapat digunakan untuk melakukan akses ke dalam database, dan database diisi dengan nama database yang akan diakses.

Setelah keenam langkah tersebut dilakukan, maka Cake PHP sudah siap untuk digunakan :)
Bila Anda kembali melakukan akses melalui web browser ke URL http://localhost/directory_cake/, maka sudah tidak lagi didapati warning message pada tampilan utamanya :)

Tutorial seputar langkah-langkah membangung sebuat web application sederhana dengan Cake PHP akan aku susun dalam posting berikutnya.
Semoga bermanfaat.

Mein Lebenslauf

|

Mein Name ist Boedy. Ich bin 1981 in Cirebon geboren. Von 1991 bis 1996 ging ich in die Grundschule dann besuchte ich die Mittelschule von 1996 bis 1998 dannach ging ich von 1998 bis 2000 die Oberschule. Ich studierte von 2000 bis 2005 in Jogja in der Duta Wacana Unniversität. Da studierte ich Informatik. Von 2005 bis heute arbeite ich als Dozent in der Maranatha Universität in Bandung. Jeztz lerne ich Deutsch im Goethe Institut, weil ich in Deutschland studieren will.

TU Dresden

|

Keinginanku untuk studi lanjut sudah makin bulat nich. Aku sudah lirik-lirik beberapa uni, dan untuk saat ini pilihanku jatuh ke TU Dresden. He3... awalnya sich sempat naksir dengan Saarland Universität. Tetapi setelah mengetahui bahwa itu uni yang berbayar akhirnya aku mulai melakukan pencarian lagi. Pilihanku akhirnya jatuh ke TU Dresden. Kenapa? Alasan utama adalah karena uni tersebut tidak mengenakan tuition fee. Agak berat rasanya bila aku harus menyediakan dana sekian besar untuk tuition fee. Dengan memilih uni yang bebas tuition fee setidaknya aku tinggal memikirkan biaya hidupku saja. Alasan lainnya mengapa aku memilih TU Dresden adalah karena uni tersebut termasuk dalam salah satu jajaran Technische Universität terbaik di Deutschland. Kayaknya bakal mantap dech studi di sana. He3... walaupun di satu sisi aku agak deg-degan juga apakah aku bisa menyesuaikan diri dengan pola belajar masyarakat di sana. Tapi kalau tidak mencoba ya tidak akan pernah tahu. Semoga saja aku beroleh pencerahan demi pencerahan untuk menggapai cita-citaku studi di sana. Untuk saat ini aku akan berfokus pada studi bahasaku. Pokoknya harus lulus ujian TestDaf nich. Semangat!!!!
Oh ya berharap juga agar Rupiah makin menguat. He3.. gawat juga nich kalau Rupiah terus melemah, nilai Eouro jadi makin membumbung tinggi.
Ich bin vorlieben auf Deutschland :) Meine Traum ist nach Deutschland studieren.

Lo...La...

|

LoLa alias "Loading Lama". Nampaknya pernyataan itulah yang kiranya cocok untuk menggambarkan kondisi diriku akhir-akhir ini. Entah kenapa aku jadi agak lelet dalam berpikir. Kemampuan fokusku pun jadi melemah. Fuiihh... memang sudah semestinya aku kembali berlatih meditasi. Ayoooo semangatt!!!!....
He3.. latihan meditasi merupakan aktifitas yang cukup berat dilakukan, apalagi dengan kondisi tubuh yang sudah letih.
Tetapi aku harus ambil komitmen nich, bangun pagi dan latihan meditasi. Menjadi LoLa itu mengerikan!!!!!.....

Hukum Kekekalan Energi

|



Bagiku kehidupan ini penuh dengan aliran energi. Menurut ilmu fisika, suatu energi bersifat kekal. Artinya energi tidak dapat dimusnahkan. Energi dapat berubah bentuk dari bentuk energi yang satu ke bentuk energi lainnya. Misalkan saja energi listrik yang dapat berubah bentuk menjadi energi panas dan energi cahaya seperti yang kita temui pada lampu. Dalam kasus ini energi listrik yang digunakan tidak musnah begitu saja melainkan mengalami perubahan ke bentuk energi yang lain dengan nilai / besaran yang setara.
Dalam kehidupan ini aku mempercayai bahwa ada bermacam bentuk energi, ada energi semangat, energi kesedihan, energi cinta, energi uang, energi kesehatan, energi kedamaian, dan berbagai bentuk energi lainnya. Energi-energi tersebut pun dapat berubah menjadi berbagai bentuk energi lainnya. Dalam setiap aktifitas yang dilakukan sehari-hari juga akan selalu melibatkan energi. Untuk dapat beraktifitas, seseorang pasti membutuhkan energi. Dan energi yang digunakan untuk melakukan aktifitas tersebut akan mengalami perubahan bentuk ke suatu bentuk energi yang berbeda tetapi dengan nilai / besaran yang setara. Dengan kata lain, aktifitas di sini berperan dalam proses perubahan bentuk energi.
Dengan pemahaman semacam ini, aku jadi semakin berhati-hati dalam melakukan suatu atifitas. Jangan sampai aktifitas yang aku lakukan justru memnculkan suatu energi yang malah merugikan kehidupanku. Misalkan saja aktifitas berbohong. Bisa jadi energi hidup yang aku gunakan untuk melakukan aktifitas semacam ini justru akan menghasilkan suatu bentuk energi yang berdampak negatif bagi kehidupanku.
Dalam bekerja pun aku jadi makin bertanggungjawab. Jangan sampai energi uang yang aku terima setiap bulannya sebagai upah dari kerjaku justru tidak sebanding dengan energi yang aku gunakan selama aku bekerja. Jangan sampai selisih kekurangan energi tersebut justru akan memunculkan suatu bentuk energi negatif yang mengganggu tataran kehidupanku. Lebih baik aku mengerjakan sesuatu yang melebihi upah yang aku terima, dengan demikian aku memiliki tabungan energi positif bagi hidupku, dari pada aku harus mengerjakan sesuatu seadanya dan asal-asalan tetapi menerima upah layaknya seseorang yang bekerja penuh totalitas.
Aku jadi ingat kata mutiara yang berbunyi "MEMBERI adalah lebih baik dari pada MENERIMA". Bisa jadi kelebihan energi yang dikeluarkan untuk hal-hal positif akan mendatangkan kembali energi-energi positif dalam hidup, karena memang hakikat dari energi itu bersifat kekal.
Apakah kelebihan energi yang kita miliki merupakan kelebihan energi positif atau justru kelebihan energi negatif? Pertanyaan semacam ini rasanya layak untuk terus ditanyakan di setiap langkah kehidupan kita :)

Apakah Anda berbahasa Indonesia?

|


Malam hari ini aku menyempatkan untuk memeriksa laporan KP dan TA dari beberapa mahasiswa bimbinganku. Setiap kali aku membaca tulisan mahasiswa, aku selalu saja sedih. Yup sedih karena harus melihat realita di mana seseorang yang telah mengenyam pendidikan di tingkat Sarjana Strata 1 pun ternyata masih belum bisa berbahasa Indonesia dengan baik dan benar ketika menuangkan hasil penelitiannya dalam bentuk laporan ilmiah. Beberapa kesalahan yang terus saja terjadi di setiap laporan di antaranya adalah:

1. Membedakan penggunaan kata depan dan awalan.
Ini merupakan kesalahan yang paling sering aku temui. Dalam Bahasa Indoensia terdapat beberapa kata depan seperti "di" dan "ke" yang juga dapat digunakan sebagai awalan. Hanya saja penggunaan "di" dan "ke" sebagai kata depan (preposisi) tidak dapat digabungkan dengan kata berikutnya seperti pada penggunaan "di" dan "ke" sebagai awalan. Penggunaan "di" dan "ke" sebagai kata depan berfungsi sebagai penunjuk keterangan tempat (lokasi) maupun keterangan waktu (temporal). Sebagai contoh: di mana, ke mana, di saat itu, di situasi semacam itu, ke pasar, di restoran. Sedangkan penggunaan "di" dan "ke" sebagai awalan justru harus digabungkan dalam penulisannya. "Di" sebagai awalan digunakan untuk menghasilkan suatu bentuk kalimat pasif. Sebagai contoh: dimakan, dikarenakan, diberi, diarahkan.
Dan penggunaan "ke" sebagai awalan akan menghasilkan suatu keterangan keadaan dan biasa disertai dengan akhiran "an". Sebagai contoh: kenakalan, kekayaan, kesuksesan, kesimpulan.

2. Penggunaan istilah asing.
Dalam sebuah tulisan ilmiah, setiap penggunaan istilah asing harus dituliskan dalam bentuk cetak miring (italic). Dan ini pun menjadi point kesalahan yang tidak sedikit dilakukan oleh mahasiswa.

Kondisi memperihatinkan semacam ini pun harus ditambah lagi dengan kemampuan verbalik mahasiswa yang makin menurun. Tidak mengherankan memang bila fenomena ini terjadi mengingat makin menurunnya juga minat baca pada generasi muda saat ini. Penurunan minat baca tentunya akan berbanding lurus juga dengan penurunan kemampuan verbalik seseorang baik itu kemampuan dalam menuangkan pemikiran secara tertulis maupun kemampuan dalam mencerna dan memahami suatu susunan tulisan tertentu. Sedih rasanhya bila diperhadapkan pada kondisi semacam ini. Penggunaan tata bahasa pun makin lama makin kacau ditambah lagi dengan kesalahan-kesalahan linguistik yang sudah dipandang biasa dalam masyarakat.
Contoh nyata adalah penggunaan kata absensi. Tidak banyak orang ternyata yang cukup peka terhadap penggunaan kata absensi dan cenderung latah untuk menggunakan istilah tersebut dalam setiap pendataan yang berkaitan dengan kehadiran. Bahkan seringkali juga muncul pernyataan seperti, "Apakah kamu sudah absen?" dan "Ayo cepat absen dulu".
Penggunaan istilah "absensi" sudah menjadi rancu dengan istilah "presensi". Padahal absensi merupakan suatu proses pendataan ketidakhadiran seseorang sedangkan presensi merupakan suatu proses pendataan kehadiran seseorang. Lucu rasanya bila seseorang yang menghadiri rapat atau kegiatan apapun juga malah diminta untuk menandatangani lembar data absensi yang nota bene merupakan data ketidakhadiran. Fuihh.... bukankah Bahasa Indonesia masih menjadi bahasa resmi Bangsa Indonesia? Ataukah bangsa ini sudah berganti bahasa?

Punklich Bitte!!!!

|

Siang hari ini darah Hulk ku kembali mengalir deras. Gggrr....
Hari ini tepat pukul 11:00 aku sudah merencanakan untuk melakukan rapat kordinasi dengan beberapa mahasiswa. Pengumuman berkenaan dengan rapat ini sudah aku publikasikan sejak 10 hari yang lalu. Tetapi hingga 25 menit lewat baru ada satu orang yang muncul. Apakah memang sudah menjadi suatu budaya untuk hadir telat? Lalu apa peranan dari penunjuk waktu? Dan apa pula fungsi dari suatu time schedule bila memang tidak untuk dijalankan? Atau apakah memang kebiasaan dan budaya tepat waktu memang sudah tidak relevan lagi untuk diterapkan?
Be on time please!!!! Punklich bitte!!!
Bahkan lewat 40 menit pun rapat belum bisa dimulai karena memang membutuhkan kehadiran orang-orag kunci yang tek kunjung hadir. Tidak bisakah kita menghargai suatu termin yang memang sudah ditetapkan? Tidak bisakah kita untuk saling menghargai waktu orang lain dengan menghadiri suatu pertemuan tepat pada waktunya?

Repotnya Plotting Jadwal Mengajar

|

Duhhh repotnya melakukan plotting jadwal mengajar. Ini semalaman melakukan plotting jadwal mengajar untuk kelas Dual Degree tetapi belum rampung juga :( Kendala utamanya adalah beban mengajar dosen-dosen yang sudah dangat overload.
Buset dah, aku saja hampir-hampir harus mengajar 4 kelas dalam 1 hari. Fuiihh ini benar-benar tidak efisien. Pulang ngajar bisa langsung terkapar nantinya. Bener dech salah satu job desc ku sebagai seorang sekretaris jurusan yang kadang menyenangkan tetapi acapkali menyebalkan adalah melakukan plotting jadwal mengajar. Banyak sekali constraint nya, harus mencocokkan jadwal pegajar, jadwal mehasiswa dalam 1 angkatan, dan juga jadwal ketersediaan ruangan. Apalagi kalau ruangnya khusus dan terbatas seperti ruangan lab. Waakkkk rasanya mau pecah dech kepala ku. Streezzz.. berattt....

catatan: tulisan ini ditulis dalam kondisi strezzz beratttzzzzz

Peran dan Tanggung Jawab Media Televisi

|

Beberapa hari terakhir ini amat marak sekali opini-opini yang muncul pada Harian Kompas bertajuk dampak penyiaran acara yang mengekspose sisi kekerasan terhadap meningkatnya angka kriminalitas di Indonesia. Data statistik menunjukkan bahwa kasus-kasus mutilasi yang terjadi ternyata juga diinspirasi oleh kasus-kasus mutilasi yang pernah terjadi sebelumnya dan disiarkan secara gamblang dan detail oleh media televisi. Tidak dapat dipungkiri memang program-program acara bertemakan kejahatan telah menjadi salah satu program acara televisi dengan rating tertinggi. Berita kejahatan sudah menjadi lahan basah yang dipandang layak oleh sebagaian media televisi di Indonesia untuk dijadikan komoditi bisnis tersendiri. Suatu proses kejahatan bahkan digambarkan dengan sangat detail sekali termasuk ditayang pula adegan-adegan reka ulangnya dengan dalih sebagai media pemberitaan mereka berkewajiban untuk menampilkan fakta secara apa adanya. Dalam hal ini mereka tidak memperhatikan apakah dampak yang dapat muncul dari penyampaian fakta tersebut. Suatu fakta itu seperti pedang bermata dua. Bila suatu fakta disajikan kepada penerima yang tepat dan pada waktu yang tepat, maka suatu fakta dapat menghasilkan nilai makna yang sangat positif / konstruktif bagi penerimanya. Tetapi sebaliknya, bila suatu fakta harus disajikan kepada penerima yang tidak tepat atau pada waktu yang tidak tepat, maka suatu fakta malah akan menghasilkan nilai makna yang sangat negatif / destruktif bagi penerimanya. Sebagai contoh, prosesi demo yang intinya adalah penyampaian aspirasi massal kini mulai bergeser maknanya menjadi suatu ajang yang mempertontonkan kemurkaan, kegeraman yang disertai dengan berbagai aksi vandalisme. Masyarakat serasa menjadi latah ketika melakuan suatu aksi demo yang selalu disertai dengan aksi menggoyang-goyang dan merusak pagar pembatas, melempar batu, membakar ban mobil, dan beberapa aksi anarkis lainnya. Perilaku-perilaku tersebut seolah sudah menjadi suatu point-point wajib yang dilakukan setiap kali menggelar suatu aksi demonstrasi.Dalam hal ini seharusnya media televisi menyadari tentang konteks dan kondisi serta situasi dari pemirsa yang mengkonsumsi program acara mereka. Mempertontonkan aksi-aksi kejahatan dan kekerasan kepada masyarakat Indonesia yang saat ini sedang mengalami krisis multi dimensi sangatlah riskan. Msyarakat kita saat ini sedang mengalami krisis tidak hanya krisis ekonomi tetapi juga krisis pendidikan, dan juga krisis sosial kultural. Kondisi semacam ini menjadikan seseorang cenderung gamang. Dan bila dalam kondisi gamang ini mereka dihadirkan tontonan yang sarat dengan pesan-pesan kekerasan dan kejahatan, akan sangat mudah sekali bagi mereka untuk menyerap prosesi kejahatan dan aksi kekerasan itu sebagai wadah pembelajaran. Dan ketika mereka diperhadapkan pada kondisi dan situasi yang lebih kurang mirip dengan apa yang pernah mereka tonton, meraka akan sangat mudah sekali untuk melakukan proses imitasi / peniruan terhadap aksi kejahatan dan kekerasan tersebut.
Dalam hal ini media televisi harus benar-benar memahami peran dan tanggung jawab yang diembannya terhadap dampak yang mungkin dihasilkan dari setiap program acara yang disiarkan. Media massa apapun bentuknya itu seharusya memiliki kesadaran yang penuh akan tanggung jawab moralnya dalam turut mendidik bangsa ini agar bangsa ini menjadi bangsa yang cerdas dan bermoral.

I'm Loosing My Learning Skill

|

Damm.. sejak aku memulai karirku sebagai seorang dosen, saat itu juga kemampuanku dalam belajar berangsur-angsur menurun. Dulu sewaktu mahasiswa aku lebih banyak mengisi waktuku dengan mencoba dan mengeksplorasi hal-hal baru, entah itu bahasa pemrograman baru, konfigurasi jaringan yang belum pernah kupelajari, membaca beberapa buku teks, menghadiri seminar dan workshop, serta beberapa aktifitas lainnya yang terus memacu diriku untuk tetap belajar dan mengupgrade kemampuanku. Tetapi sekarang ini aku jadi lebih banyak menghabiskan waktuku untk mengajar dan mengerjakan tugas-tugas administratif harian yang selalu bertumpuk dari hari ke hari :(
Aku merasa mulai kehilangan kemampuan yang dulunya kumiliki, yup kemampuan untuk belajar cepat. Sekarang ini ketika aku harus memulai untuk mempelajari suatu teknologi baru, aku menjadi makin lamban dan tidak secepat dulu. Sedih rasanya. Pastilah ini dikarenakan berkurangnya waktu yang kumiliki untuk bereksplorasi dan belajar. Sedih rasanya :(
Benar-benar di luar dugaanku sebelumnya. Awalnya kupikir dengan menjadi seorang dosen aku akan memiliki lebih banyak waktu untuk memperdalam ilmuku, tetapi nampaknya ini tidak terjadi :(
Gggrrr... geram juga rasanya. Berharap saja suatu saat aku bisa melanjutkan studiku ke Duetschland. Yup negara impianku untuk menimba ilmu. Negara yang memiliki kisah historis yang mengagumkan, negara tempat dihasilkannya temuan-temuan engineering. Aku memang harus tetap terus memotivasi diriku dalam mempelajari gramatik Deutsch dengan sekelumit aturannya yang pelik. Semua itu kulakukan demi mengejar impianku. Semangatt!!!

Bandung yang Dingin

|

Bbbrr... sejak pertengahan bulan lalu hujan mulai mengguyur Kota Bandung. Alhasil mulai dech udara dingin menyelimuti Kota Kembang ini. Bbbrrr.. dingin banget. Terutama ketika pagi hari. He3.. jadi makin enggan rasanya melepas selimutku dan bangkit dari tempat tidurku :p
Oh ya akhir-akhir ini aku jadi makin menyadari pentingnya membaca. Membaca apapun juga, entah itu majalah, berita, maupun novel sangat membantu kita dalam meningkatkan dan menjaga kemampuan verbalik kita. Kondisi ini benar-benar aku rasakan ketika waktu bacaku mulai berkurang maka kemampuan verbalikku juga kian menurun.
Fuiihh.. kesibukkanku memang banyak sekali memakan waktu, termasuk waktu membaca. Dulu membaca adalah hobiku, mulai dari membaca koran (terutama Kompas), novel, dan tentu saja beberapa buku teks perkuliahan.
Sejak jam membacaku berkurang, ketika aku mengajar pun acap kali aku kekurangan kata dan bahkan sesekali tidak jarang juga mengalami kesulitan dalam merangkaikan kata-kata. Wahhh gawat ini, padahal dulu sewaktu aku masih menjadi seorang asisten dosen pun aku tidak pernah yang namanya kekurangan kata dan kesulitan dalam merangkai kata ketika mengajar. Gawat ini gawat...
Rencananya aku mau berkomitmen untuk membaca koran setiap pagi. Setidaknya membaca rubrik opini Kompas.
SEMANGAT!!!!

Meine Schreibenübungen

|

Andreas hat am Wohenende ein Deutschkursbuch gekauft, dann hat er seine Wohnung geputzt. Am Nachmittag hat er gekocht, danach hat er seine Oma um 23.15 vom Bahnhof abgeholt.

Am Samstag habe ich lange geschlafen, dann habe ich Anette am Mittag angerufen, und danach habe ich ein Buch zu Ende gelesen und Tee getrunken.

Am Sonntag habe ich lange gefrüshtückt. Das Essen war lecker, dann habe ich zeitung gelesen. Am Mittag habe ich mit Bello einen Spaziergang gemacht, und danach bin ich am Abend mit Anette ins Kino gegangen.

Am Samstag habe ich eine CISCO Klasse von 13 Uhr bis 16 Uhr unterrichtet, und danach habe ich einige Film DVD gekauft. Am Abend habe ich mit meiner Freunde gegessen, und dann haben wir zusamen Computer Game gespielt. Dann habe ich bis 2 Uhr FilmDVD gesehen, danach habe ich lange geschlafen.

Am Sonntag habe ich einige Computer Bücher in einer Buchandlung gekauft, danach habe ich mit meinen Freunden ein Mittagessen gemacht, und dann habe ich eine Novelle gelesen. Am Abend habe ich einen Test vorbereitet.

Implementasi konsep encapsulation

|

Encapsulation merupakan salah satu konsep yang sangat penting dalam pemrograman berorientasi obyek.
Konsep dasarnya sangat sederhana, yaitu memproteksi setiap atribut dari suatu class. Dalam hal ini atribut dari suatu class tidak boleh diakses secara langsung dari luar class. Maka tidak mengherankan bila setiap atribut lalu diberi visibility private. Lalu bagaimana bila suatu saat nilai dari atribut tersebut ingin diakses ataupun ingin diubah? Jawabannya sederhana saja, dengan menggunakan accessor dan mutator. Untuk melakukan akses terhadap nilai dari suatu atribut kita dapat menggunakan accessor, sedangkan untuk menlakukan pengubahan terhadap nilai dari suatu atribut kita dapat menggunakan mutator. Untuk lebih jelasnya dapat melihat contoh sederhana berikut ini.

//class dengan nama Kemeja
class Kemeja {
//atribut warna bertipe data String
private String warna;
//mutator untuk atribut warna
public void setWarna(String warna) {
this.warna = warna; //penggunaan kata kunci this
}
//accessor untuk atribut warna
public String getWarna() {
return warna;
}
}

Accessor secara konvensi akan selalu diawali dengan kata get dan diikuti dengan nama atribut yang akan diakses. Oleh karenanya accessor seringkali dikenal dengan nama getter.
Sedangkan mutator secara konvensi akan selalu diawali dengan kata set dan diikuti dengan nama atribut yang akan diubah nilainya. Oleh karenanya mutator seringkali dikenal dengan nama setter.
Pada setter seringkali juga digunakan kata kunci this. Penggunaan kata kunci this pada setter ini dibutuhkan ketika ada kesamaan antara nama parameter yang digunakan dengan nama atribut yang akan diubah nilainya. Kata kunci this digunakan untuk membedakan antara nama atribut dengan nama parameter.
Lalu apa konsekuensi dari penerapan encapsulation ini? Konsekuensinya sederhana saja. Misalkan kita akan membuat suatu objek dari class Kemeja.

Kemeja kemejaku = new Kemeja();

Maka ketika kita ingin memberi nilai "hijau" pada atribut kemejaku, kita tidak bisa melakukan hal semacam ini

kemejaku.warna = "biru";

Mengapa? Karena visibility dari atribut warna adalah private sehingga atribut tersebut tidak dapat diakses dari luar class. Yang dapat kita lakukan adalah dengan menggunakan setter seperti berikut ini

kemejaku.setWarna("biru");

Dan bila kita ingin mencetak nilai atrubut warna, kita dapat melakukannya dengan cara

System.out.println(kemejaku.getWarna());

Sederhana sekali khan penerapan dari konsep encapsulation ini?
Bagi Anda yang baru memulai mempelajari konsep pemrograman berorientasi objek teruslah semangat mempelajarinya karena Anda akan banyak sekali menemui konsep-konsep menarik di dalamnya :)

Prison Break

|

Film serial yang satu ini layak diacungi jempol. Aku baru saja menamatkan session pertama dari serial menarik ini. Kisahnya benar-benar sangat menarik sekali bagiku. Bagaimana menyelamatkan seseorang untuk lolos dari penjara dengan penjagaan yang sangat ketat. Dalam kisah ini sang tokoh (Michael Scofield) digambarkan sebagai sosok yang sangat genius dalam menyusun suatu perencanaan. Sosok yang sangat detail dan planner sejati. Tetapi di balik kejeniusannya tokoh ini pun harus mengakui bahwa tidak semua hal dapat selalu berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan. Ada beberapa faktor eksternal yang acapkali memaksa dirinya untuk melakukan manuver dan pembelokkan terhadap rencana yang telah disusun sebelumnya. He3.. benar-benar sosok yang inspiratif bagiku :)

Network Health Checklist

|

01.Shared Ethernet segments are not saturated (no more than 40 percent network utilization)
02.Shared Token Ring segments are not saturated (no more than 70 percent network utilization)
03.WAN links are not saturated (no more than 70 percent network utilization)
04.The response time is generally less than 100 milli seconds
05.No Segments have more than 20 percent broadcast / multicast
06.No segments have more than ono CRC error per million bytes of data
07.On Ethernet segments, less than 0.1 percent of the packets result in collisions
08.On Token Ring segments, less than 0.1 percent of the packets are soft errors, not related to ring insertion
09.On FDDI segments, the has been no more than one ring operation per hour related to ring insertion
10.The CISCO routers are not over-utilized (5 minute CPU utilization at no more than 75 percent)
11.No more than 100 output queue drops in an hour on any CISCO router
12.The number of input queue drops has not exceeded more than 50 in an hour on any CISCO router
13.The number of buffer misses has not exceeded more than 25 in any hour any CISCO router
14.The number of ignored packets has not exceeded more than 10 in an hour on any interface on a CISCO router

Meine Freizeitaktivität

|

Von Montag bis Freitag habe ich nur wenig Freizeit, aber am Samstag und am Sonntag habe ich mehr Freizeit. In meiner Frezeit mache ich meine Hobbys, zum Beispiel Film sehen, Novelle lesen, Nintendo DS spielen, Musik hören, Sudoku machen, und Deutschhausaufgabe machen. Ich sehe gern Film. Ich habe viel FilmDVD. Fast jedes Wochenende kaufe ich FilmDVD ein. Musik hören ist auch mein Hobby. Ich höre am liebsten Intrumentall-und Jazz Musik.

Meine Familie

|

Ich komme aus einer kleinen Familie. Mein Vatter ist Angestellter von Beruf und meine Mutter ist Hausfrau. Jetzt leben meine Eltern in Cirebon. Ich habe nur einen Bruder. Mein jüngerer Bruder arbeitet als Ingenieur bei Siemens und jetzt lebt er in Jakarta.

Persepsi Unik tentang Marah

|

Horee... aku lulus ujian Start Deutsch 1 :) tapi nilainya masih kurang memuaskan. Aku hanya mendapatkan nilai 78 dari total 100 points. He3.. seperti dugaanku sebelumnya, permasalahan utamaku ada di listening. Harus rajin2 nonton film berbahasa jerman nich.
Oh ya, di sela-sela waktu break di Goethe kemarin, ada salah seorang kawanku yang menyatakan suatu statement menarik berkenaan dengan marah. Menurut kawanku pada dasarnya seseorang ketika marah bukanlah kepada orang lain melainkan kepada dirinya sendiri. Seseorang marah ketika dia menyadari adanya kekurangan dalam dirinya yang bisa saja hanya diketahui oleh dirinya sendiri. Seseorang marah karena menyadari adanya sesuatu pada dirinya yang tidak disukainya. Padahal yang paling mengenal diri kita adalah Tuhan (kalau memang masih mempercayai eksistensi Tuhan) dan dirinya sendiri. Di sini dirinya akan berusaha menutupi kekurangan-kekurangan tersebut dan bisa jadi dilakukan upaya-upaya kamuflase dan penipuan terhadap diri sendiri. Tetapi pada kenyataannya seberapa pun dirinya berusaha untuk menutupi kekurangannya, dirinya akan selalu menyadari keberadaan dari upaya-upaya kamuflase yang sedang dilakukannya tersebut dan ini akan memunculkan suatu bentuk tekanan tersendiri. Nah titik ketika seseorang tidak dapat menerima dirinya sendiri itulah yang menyebabkan munculnya kemarahan. Maka tidak heran bila yang muncul dari situasi semacam ini adalah suatu kondisi penolakan diri yang cukup kuat. Menolak eksistensi dirinya, menolak nilai dirinya, bahkan menolak dunia yang menopang dirinya. Dari situ muncullah berbagai tindakan2 yang bisa jadi berujung ke arah vandalisme, rasisme, dan berbagai aksi destruktif lainnya.
Peserpsi yang sangat menarik :)

Hari ini

|

Hari ini aku bangun pagi seperti biasanya. Begitu bangun aku coba latihan QRAK, kebetulan ada beberapa teknik baru yang diajarkan oleh Mas Rony sewaktu lokakarya kemarin. Sejauh aku mempelajari QRAK hasilnya sangat positif, setidaknya banyak hal baik yang bisa aku petik terutama sekali dalam tataran karakter dan mental. He3.. memperbaharui karakter bukanlah perkara mudah, tetapi dengan melatih QRAK cukup banyak karakterku yang berubah ke arah yang lebih baik :)
Setelah latihan aku tertidur lagi. Rasanya tidurku semalam sudah cukup secara kuantitas tetapi kualitas tidur yang rasanya agak bermasalah. Bagitu bangun untuk kedua kalinya aku langsung mandi dan sarapan pagi lalu dilajutkan mengkoreksi hasil UTS kelas Pemrograman Berorientasi Objek. Hasilnya cukup mengecewakan. Hanya beberapa mahasiswa saja yang memperoleh nilai baik. Sedih rasanya padahal aku sudah mempersiapkan setiap materi dengan sangat detail dan mengajarkannya dengan sangat sistematis. Pastilah ada yang salah dalam hal ini. Semoga aku bisa memperoleh pencerahan segera untuk memecahkan fenomana ini. Selesai mengkoreksi aku langsung berangkat ke kampus. Hari ini ada 1 kelas yang harus aku ajar dan setumpuk pekerjaan2 administrativ seorang sekretaris jurusan yang harus aku selesaikan.
SEMANGAT!!!
Sore hari nanti aku akan menghadiri kelas Bahasa Jerman di Goethe Institut. Tidak terasa, saat ini aku sudah duduk di kelas tingkat A2. Oh ya hari ini juga aku akan mengambil hasil ujian Start Deutsch 1. Semoga aja hasilnya memuaskan.
He3.. benar2 banyak berharap nich agar bisa segera stdi lanjut di Duetschland :)

DRINK WATERON EMPTY STOMACH

|

Ada artikel menarik yang aku dapat dari teman:

It is popular in Japan today to drink water immediately after waking up every morning. Furthermore, scientific tests have proven its value. We publish below a description of use of water for our readers. For old and serious diseases as well as modern illnesses the water treatment had been found successful by a Japanese medical society as a 100% cure for the following diseases:
Headache, body ache, heart system, arthritis, fast heart beat, epilepsy, excess fatness, bronchitis asthma, TB, meningitis, kidney and urine diseases, vomiting, gastritis, diarrhea, piles, diabetes, constipation, all eye diseases, womb, cancer and menstrual disorders, ear nose and throat diseases.

METHOD OF TREATMENT
1. As you wake up in the morning before brushing teeth, drink 4 x 160ml glasses of water
2. Brush and clean the mouth but do not eat or drink anything for 45 minute
3. After 45 minutes you may eat and drink as normal.
4. After 15 minutes of breakfast, lunch and dinner do not eat or drink anything for 2 hours
5. Those who are old or sick and are unable to drink 4 glasses of water at the beginning may commence by taking little water and gradually increase it to 4 glasses per day.
6. The above method of treatment will cure diseases of the sick and others can enjoy a healthy life.

The following list gives the number of days of treatment required to cure/control/ reduce main diseases:
1.High Blood Pressure (30 days)
2.Gastric (10 days)
3.Diabetes (30 days)
4.Constipation (10 days)
5.Cancer (180 days)
6.TB (90 days)
7.Arthritis patients should follow the above treatment only for 3 days in the 1st week, and from 2nd week onwards - daily.

This treatment method has no side effects, however at the commencement of treatment you may have to urinate a few times.

Setting GPRS XL Secara Otomatis

|

Kirimkan SMS berikut ke 9667:

GPRS

contoh:
GPRS SONYERICSSON K530i
GPRS NOKIA 6100
GPRS SIEMENS S57